Sebanyak 70 siswa SMA dan mahasiswa S-1 di Bali meraih beasiswa angkatan pertama dari program beasiswa Astro Asih senilai Rp13,5 miliar.Direktur Eksekutif Astro Entertaiment, Zainir Aminullah di Denpasar, Sabtu mengatakan, pemberian beasiswa itu adalah angkatan pertama, selanjutnya akan disalurkan secara bertahap pada lima angkatan dengan total 725 siswa SMA dan 160 mahasiswa S-1.
Kepada wartawan usai peresmian pemberian beasiswa tersebut, Zainir mengatakan, program itu merupakan langkah awal Astro dalam menjalankan program “corporate social responsibility” (CSR) di Indonesia.
“Pihaknya berjanji untuk memberikan beasiswa pada 5.000 siswa dalam tiga tahun mendatang dan 10.000 siswa dari seluruh Indonesia dalam 10 tahun mendatang,” katanya.
Dengan demikian para siswa SMA dan mahasiswa S-1 maupun S-2 dapat memperoleh akses guna menyalurkan potensi yang dimilikinya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, beasiswa untuk angkatan pertama ini diberikan kepada 50 siswa SMA di Kabupaten Buleleng, Bangli, Karangasem dan Klungkung serta 20 mahasiswa S-1 bagi perguruan tinggi negeri di Bali.
“Walaupun data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai indeks pembangunan manusia (IPM) 2004-2005 menyatakan, bahwa Bali adalah daerah yang tingkat IPM-nya cukup bagus, kemampuan masyarakatnya untuk menyelesaikan pendidikan tinggi tergolong masih rendah,” katanya.
Zainir menyebutkan, dua puluh penerima beasiswa S-1 tersebut kini tengah menjalani kuliah di Jurusan Pertanian, Teknik atau Ekonomi di berbagai perguruan tinggi, yaitu Universitas Udayana, Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Airlangga, Gadjah Mada, dan Institut Teknologi 10 November.
Para penerima beasiswa ini akan menerima seluruh biaya kuliah dan biaya hidup. Mereka juga mendapat kesempatan kerja magang di Astro atau perusahaan-perusahaan lain yang bermitra, seperti Sampoerna Foundation.
“Para penerima beasiswa ini tidak hanya pintar, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial yang tinggi, sehingga nantinya mereka bisa menjadi agen perubahan yang dapat membawa Bali dan Indonesia ke tingkat kualitas yang lebih tinggi,” ucap Zainir.
Sementara Elan Merdy dari Sampoerna Foundation menambahkan, bahwa SMAN 4 Denpasar merupakan salah satu sekolah binaannya sejak tahun 2005 lalu.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SMA negeri di seluruh Indonesia melalui berbagai program peningkatan kualitas guru, kepala sekolah, dan siswa,” katanya.
Gede Angga Ardiana (15) SMAN 1 Singaraja, peraih beasiswa tersebut mengatakan, dirinya sadar akan tanggung jawab yang akan diembannya.
“Sebagai penerima beasiswa, saya mempunyai tanggung jawab yang besar untuk mewujudkan cita-cita,” kata Angga, sembari mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu meringankan beban orangtuanya.